AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

Avian (AVIA) Akan Fokus Penjualan Produk di Dalam Negeri, Ini Alasannya

MARKET NEWS
Oktiani Endarwati
Rabu, 08 Desember 2021 20:07 WIB
PT Avia Avian Tbk (AVIA) akan fokus pada penjualan produk di dalam negeri.
Avian (AVIA) Akan Fokus Penjualan Produk di Dalam Negeri, Ini Alasannya (FOTO:MNC Media)
Avian (AVIA) Akan Fokus Penjualan Produk di Dalam Negeri, Ini Alasannya (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - PT Avia Avian Tbk (AVIA) akan fokus pada penjualan produk di dalam negeri. Hal ini karena jumlah penduduk Indonesia yang mencapai sekitar 270 juta jiwa sehingga berpotensi membuka peluang yang sangat lebar. 

"Kami melihat potensi pasar Indonesia dengan 270 juta jiwa. Selain itu, pangsa pasar kami baru mencapai 20% sehingga masih banyak ruang untuk tumbuh," ujar Wakil Direktur Utama PT Avia Avian Tbk Ruslan Tanoko dalam Market Review IDX Channel, Rabu (8/12/2021). 

Alasan lainnya adalah produk cat mayoritas berbahan dasar air sehingga untuk ekspor memerlukan penanganan yang tidak mudah. Selain itu, mahalnya biaya pengiriman membuat harganya menjadi tidak terjangkau. 

"Makanya kami ingin berkonsentrasi di Indonesia untuk terus meningkatkan pangsa pasar kami. Jadi fokus ke depan masih di dalam negeri, tidak ada tujuan untuk ekspor," ungkapnya. 

Dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri, perusahaan juga akan membangun pabrik ketiga di Cirebon. Menurut dia, pertumbuhan untuk permintaan cat di negara Indonesia dari tahun ke tahun selalu lebih tinggi dari GDP. 

"Kalau dibandingkan dengan GDP itu lebih tinggi antara 1,5 sampai 2 kali lipat. Jadi seiring dengan pertumbuhan negara Indonesia yang semakin makmur maka kebutuhan atas cat juga akan meningkat," jelasnya. 

Adapun kapasitas produksi terpasang saat ini mencapai 286.000 metrik ton untuk dua shift per tahun.  

"Tahap awal kami akan melakukan penambahan kapasitas sekitar 100.000 metrik ton di Cirebon. Tapi beberapa tahun ke depan akan kita tingkatkan sehingga juga akan bisa lebih dari 200.000 metrik ton," paparnya. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD