Bangun Ketahanan Pangan, Bank Mandiri Salurkan Dana KUR Rp83 Triliun
Market News
Fahmi Abidin
Kamis, 10 Oktober 2019 19:30 WIB
Distribusi dana tersalurkan untuk program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Mandiri mencapai Rp83 triliun tahun ini.
Bangun Ketahanan Pangan, Bank Mandiri Salurkan Dana KUR Rp83 Triliun. (Foto: Ist)

IDXChannel – Upaya Bank Mandiri dalam meningkatkan ketahanan pangan Indonesia, diungkapkan SVP Micro Development dan Agent Banking PT Bank Mandiri (persero) Tbk BMRI) Zedo Faly, ditunjukkan dengan distribusi dana tersalurkan untuk program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang mencapai Rp83 triliun tahun ini.

“Hingga saat ini Bank Mandiri sudah menyalurkan Rp83 triliun (KUR), dengan komposisi sekitar 50% itu di sektor produksi, dan ada 18% di sektor pertanian, dan hanya 6,24% di perikanan,” ungkap Zedo Faly, saat menjadi pembicara di Special Event IDX Channel bertajuk Economy Outlook Ketahanan Pangan Indonesia, di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta, pada Kamis (10/10).

Zedo juga menjelaskan bahwa kedepannya distribusi KUR di sektor pertanian harus lebih besar lagi. “Hasil distribusi ini juga merupakan hasil distribusi bersama perusahaan fintech dalam bidang pangan yaitu Crowde,” ungkapnya.

Mandiri berkolaborasi dengan fintech dalam hal ketahanan pangan dapat terlihat dari kerjasama dengan CROWDE yang merupakan platform untuk menghimpun dana dari masyarakat sebagai modal kerja petani.

Dengan metode crowd-lending, CROWDE ini bergerak sebagai platform permodalan yang mengelola dana masyarakat yang disalurkan pada proyek petani. Kerjasama yang dijalin ini merupakan langkah untuk mendaftarkan masyarakat yang ingin mendaftarkan UMKM lebih luas lagi.

Namun harga yang akan dikenakan untuk pendaftarnya nanti akan menggunakan perhitungan dari Mandiri. “Maksudnya kalau kita pakai casenya modelnya Crowde itu akan lebih besar kalo casenya kita itu sebenarnya jauh lebih diuntungkan dengan hitung-hitungan kredit usaha mikro,” pungkasnya.

Sekadar Informasi, pada 2019 pemerintah menargetkan penyaluran KUR di sektor pertanian dan peternakan sebesar Rp28 triliun. Besaran dana itu sama dengan 10% dari jumlah target KUR keseluruhan tahun ini yakni Rp140 triliun. (*)

Baca Juga