IDXChannel – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) memberikan tanggapan terkait rumor akuisisi hingga isu go private yang beredar di pasar, seiring lonjakan harga saham perseroan yang menyentuh auto rejection atas (ARA) 25 persen pada perdagangan Rabu (22/4/2026).
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BDMN ditutup melesat 25,00 persen ke level Rp3.850 per unit. Nilai transaksi mencapai Rp163,6 miliar dengan volume 44,87 juta saham, jauh melampaui rata-rata 20 hari yang sebesar 4,65 juta saham.
Di tengah lonjakan tersebut, beredar kabar di kalangan pelaku pasar mengenai potensi aksi korporasi. Sumber anonim kepada IDXChannel, Rabu (22/4), menyebutkan sisa saham BDMN dirumorkan akan dibeli oleh MUFG pada kisaran harga premium atau di atas harga pasar.
Sumber lain yang juga enggan disebutkan identitasnya menambahkan, rumor lain berkaitan dengan isu delisting atau go private, seiring ketentuan free float minimum 15 persen yang dinilai sulit dipenuhi.
Saat ini, MUFG Bank tercatat menguasai 92,47 persen saham BDMN, sementara kepemilikan publik (scripless) hanya sekitar 7,47 persen.