sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Barito Renewables (BREN) Cetak Laba Rp730 Miliar pada Kuartal I-2026

Market news editor Rahmat Fiansyah
02/05/2026 14:35 WIB
PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mencatat kinerja positif sepanjang kuartal I-2026 dengan meraih laba bersih sebesar USD34 juta.
PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mencatat kinerja positif sepanjang kuartal I-2026 dengan meraih laba bersih sebesar USD34 juta. (Foto: Ist)
PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mencatat kinerja positif sepanjang kuartal I-2026 dengan meraih laba bersih sebesar USD34 juta. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mencatat kinerja positif sepanjang kuartal I-2026, didukung operasi panas bumi yang stabil, peningkatan produksi listrik dari segmen angin, serta pengelolaan biaya yang disiplin.

Pada Januari-Maret 2026, BREN mencatat pendapatan konsolidasi sebesar USD165 juta atau setara Rp2,8 triliun, meningkat 8 persen secara tahunan. Peningkatan kinerja top line tersebut didorong oleh produksi listrik panas bumi yang stabil serta kinerja kuat dari segmen angin.

"Operasi panas bumi perseroan terus memberikan produksi listrik yang konsisten dan andal selama kuartal ini. Kami juga berhasil menyelesaikan proyek retrofit Wayang Windu pada kuartal pertama 2026, yang semakin memperkuat fondasi operasional perseroan ke depan," kata CEO Barito Renewables, Hendra Soetjipto Tan dalam keterangan resmi dikutip Sabtu (2/5/2026).

EBITDA meningkat 11,4 persen menjadi USD145 juta dengan margin meningkat dari 86,4 persen menjadi 87,6 persen. Pada periode yang sama, laba bersih mencapai USD43 juta, tumbuh 33 persen dibandingkan kuartal I-2025 yang sebesar USD34 juta.

Lonjakan laba bersih BREN didukung oleh penurunan biaya pendanaan. Penurunan beban bunga tersebut mencerminkan dampak berkelanjutan dari inisiatif optimalisasi utang yang telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya. 

Emiten energi baru terbarukan milik taipan Prajogo Pangestu itu juga berhasil mempertahankan struktur keuangan yang solid. Total aset mencapai USD3,94 miliar dengan rasio utang atas ekuitas sebesar 2,23 kali.

Secara operasional, BREN juga terus memperkuat portofolio panas bumi serta keunggulan operasionalnya. Proyek retrofit Wayang Windu berhasil diselesaikan pada kuartal pertama 2026, sehingga meningkatkan total kapasitas terpasang panas bumi BREN menjadi 926 MW, sekaligus meningkatkan kinerja dan efisiensi pembangkit secara keseluruhan. 

Ke depan, perseroan akan terus melanjutkan pengembangan proyek-proyek ekspansi utama, termasuk Salak Unit 7, Wayang Windu Unit 3, serta retrofit Darajat Unit 3, yang diharapkan dapat meningkatkan total kapasitas panas bumi BREN menjadi lebih dari 1.000 MW pada akhir tahun 2026.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement