IDXChannel - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN (BBTN) memastikan bakal kembali membagikan dividen tunai kepada pemegang saham pada tahun ini. Rencana ini seiring kinerja BTN yang impresif pada 2025.
Sepanjang tahun lalu, bank spesialis KPR tersebut meraup laba bersih sebesar Rp3,5 triliun, tumbuh 16,4 persen dibandingkan 2024 yang sebesar Rp3 triliun. Dengan capaian tersebut, maka laba per saham BTN diperkirakan sebesar Rp250.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu memberikan sinyal bahwa perseroan berencana menetapkan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) berada di kisaran 25 persen hingga 30 persen dari total laba bersih.
Namun, rencana tersebut belum final. Pasalnya, keputusan tersebut masih dibahas bersama pemegang saham, PT Danantara Asset Management dengan tetap menjaga Return On Equity (ROE) di level 12-14 persen.
“Jadi kalau tanya tujuannya apa? Untuk maximize return on earnings (memaksimalkan nilai tambah dari laba) di tahun depan,” kata Nixon di Jakarta, Senin (9/2/2026).
BTN sebelumnya mengumumkan capaian laba bersih konsolidasi tahun 2025 sebesar Rp3,5 triliun, atau tumbuh 16,4 persen secara tahunan. Lompatan laba ini ditopang oleh efisiensi proses bisnis dan pengelolaan portofolio kredit yang jauh lebih baik.
Nixon menjelaskan bahwa transformasi digital dan fokus pada sektor perumahan menjadi kunci utama akselerasi pertumbuhan perusahaan.
“BTN berhasil mengakselerasi pertumbuhan bisnis sepanjang tahun 2025 ditopang penguatan profitabilitas dan proses bisnis yang semakin efisien berkat transformasi yang konsisten dilakukan di berbagai lini,” katanya.
(Rahmat Fiansyah)