IDXChannel - Federasi Serikat Pekerja (FSP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bersatu mendukung Presiden Prabowo Subianto mengusut tuntas korupsi di BUMN.
FSP BUMN bahkan menyambut gembira pernyataan Presiden Prabowo yang memilih Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk memanggil pimpinan BUMN lama jika terjadi dugaan pelanggaran hukum.
"FSP BUMN Bersatu sebagai organisasi Pekerja BUMN yang sejak 2008 konsisten berjuang bersama Prabowo Subianto untuk cita-cita memperbaiki pengelolaan BUMN yang selama 20 tahun lalu menjadi entitas tempat terjadinya korupsi besar," kata Sekjen Federasi Serikat Pekerjaan BUMN Bersatu Gatot Sugiana lewat keterangan tertulisnya, Jumat (6/2/2026).
Dia menambahkan, di mana aset BUMN mencapai Rp16.500 triliun tapi hanya menghasilkan dividen Rp85,5 triliun hingga Rp86,4 triliun. Angka ini tidak mencapai 10 persen dari aset serta sangat jauh dengan BUMN Singapura.
Dia membandingkan BUMN Singapura yang dikelola dengan bersih dari korupsi dan profesional. Hingga Maret 2025, tercatat BUMN Singapura mengantongi nilai sebesar 434 miliar dolar Singapura atau Rp5.000 triliun serta menghasilkan deviden hingga Rp124,54 triliun.