AALI
12925
ABBA
193
ABDA
0
ABMM
3240
ACES
1005
ACST
164
ACST-R
0
ADES
4860
ADHI
670
ADMF
8075
ADMG
192
ADRO
3290
AGAR
358
AGII
1980
AGRO
965
AGRO-R
0
AGRS
123
AHAP
62
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
160
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
0
AKRA
1035
AKSI
232
ALDO
920
ALKA
292
ALMI
266
ALTO
206
Market Watch
Last updated : 2022/05/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.76
1.04%
+5.63
IHSG
6946.49
1.8%
+123.15
LQ45
1019.35
1.11%
+11.14
HSI
20470.86
1.74%
+350.18
N225
26712.36
1.17%
+309.52
NYSE
15035.87
-0.06%
-8.65
Kurs
HKD/IDR 1,875
USD/IDR 14,728
Emas
870,824 / gram

Beban Utang Hingga Rp35 T, KRAS Masih Mampu Kantongi Laba Rp508 Miliar

MARKET NEWS
Suparjo Ramalan
Jum'at, 13 Mei 2022 19:11 WIB
meyakini bahwa lonjakan laba tersebut merupakan sinyal positif bagi perusahaan di tengah beban utang yang masih membelit pada periode 2019-2022.
Beban Utang Hingga Rp35 T, KRAS Masih Mampu Kantongi Laba Rp508 Miliar (foto: MNC Media)
Beban Utang Hingga Rp35 T, KRAS Masih Mampu Kantongi Laba Rp508 Miliar (foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) sukses meraup laba bersih sebesar Rp508,74 miliar di epanjang triwulan I/20222 lalu. Capaian tersebut jauh melonjak hingga 271,69 persen dibanding catatan laba bersih periode sama tahun 2021 yang hanya sebesar Rp137,22 miliar.

Direktur Utama KRAS, Silmy Karim, meyakini bahwa lonjakan laba tersebut merupakan sinyal positif bagi perusahaan di tengah beban utang yang masih membelit pada periode 2019-2022, yang tercatat mencapai USD2,3 miliar atau setara Rp35 triliun. 

"Ini adalah sinyal positif untuk kinerja Krakatau Steel ke depannya,” ujar Silmy, di Jakarta, Jumat (13/5/2022). 

Lonjakan laba tersebut didapat KRAS dari kinerja pendapatan yang juga naik menjadi Rp13,44 triliun, atau meningkat 39,24 persen dari periode yang sama 2021, yaitu Rp9,65 triliun.

Di lain sisi, Silmy memastikan akan ada beberapa aksi korporasi Krakatau Steel pada 2022 ini. Salah satunya, menambah penyertaan modal pada PT Krakatau Posco. Dengan adanya penambahan penyertaan modal tersebut, saham Krakatau Steel di Krakatau Posco menjadi sebesar 50 persen dari semula hanya 30 persen.

Aksi korporasi ini, menurut Silmy, merupakan strateginya dalam meningkatkan kemampuan perusahaan agar dapat menghasilkan baja berkualitas premium di pasar ekspor. Sedangkan untuk pasar domestik, Krakatau Steel Group akan meningkatkan volume pasok Hot Rolled Coil (HRC) sampai dengan 6,4 juta ton dan Cold Rolled Coil (CRC) menjadi 2,8 juta ton.

“Selain aksi korporasi tersebut, Krakatau Steel di tahun 2022 juga berencana melakukan pengurangan jumlah utang hingga 50% dari total utang pada MRA (Master Restructuring Agreement) di tahun 2020,” ucap Silmy.

Adapun dana untuk membayar utang di 2022 ini rencananya diperoleh dari beberapa sumber seperti cash flow perusahaan, divestasi aset, right issue dan masuknya strategic investor.

“Dengan tren kinerja yang terus meningkat sejak awal 2022, diproyeksikan pendapatan Krakatau Steel di 2022 yang sebesar Rp37,74 triliun dapat tercapai sehingga kinerja Krakatau Steel di tahun 2022 menjadi lebih baik lagi dibandingkan dengan tahun 2021,” tutup Silmy. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD