Dalam aksi korporasi ini, SINI akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 721,5 juta saham baru atau setara 60 persen dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh setelah rights issue. Dengan harga pelaksanaan Rp5.000 per saham, perseroan berpotensi menghimpun dana hingga Rp3,61 triliun.
Dana hasil rights issue, setelah dikurangi biaya emisi, akan dialokasikan untuk empat keperluan utama.
Sekitar Rp1,51 triliun digunakan untuk mengakuisisi 99,995 persen saham PT Kemilau Mulia Sakti (KMS) dari PT Petrosea Tbk (PTRO), Rp900 miliar untuk pelunasan lebih awal utang perseroan, Rp1,18 triliun disalurkan sebagai pinjaman kepada dua perusahaan anak, serta Rp10 miliar sisanya digunakan sebagai modal kerja hingga akhir 2027.
Berdasarkan ketentuan yang ditetapkan, setiap pemegang dua saham lama yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada 10 Juli 2026 berhak memperoleh tiga HMETD.
Setiap satu HMETD memberikan hak untuk membeli satu saham baru dengan harga Rp5.000 per saham.