IDXChannel - PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) memutuskan tidak membagikan dividen dari perolehan laba bersih tahun buku 2025. Langkah ini semakin memperpanjang emiten pengembang kawasan industri absen membagikan dividen sejak 2019.
Keputusan ini diambil sebagai hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung di kawasan industri Cikarang, Jawa Barat, Kamis (18/6/2026).
Perseroan menekankan langkah menahan dividen kali ini sebagai upaya memperkuat permodalan demi mengakselerasi ekspansi bisnis perseroan di tengah pesatnya kebutuhan lahan industri modern.
"Telah disetujui penggunaan laba bersih sebesar Rp35 militar dengan rincian di mana tahun ini perseroan belum membagikan dividen, atau seluruh laba yang ditahan dan digunakan untuk menambah modal kerja perseroan," ujar Head of Corporate Finance & Investor Relations BEST, Rika Mandasari dalam Public Expose di Cikarang, Jawa Barat.
Sepanjang tahun 2025, BEST membukukan penjualan lahan industri seluas 15 hektare (ha) dengan torehan nilai marketing sales mencapai Rp422 miliar. Realisasi tersebut melampaui capaian tahun 2024 yang mencatatkan penjualan lahan seluas 13 ha dengan nilai investasi Rp405 miliar.