Dari sisi operasional, hingga akhir Desember 2025, Mitratel telah mengoperasikan 40.230 menara, atau tumbuh 2,1 persen (YoY). Jumlah kolokasi meningkat signifikan menjadi 22.854 atau tumbuh 11,7 persen secara tahunan, yang mencerminkan kuatnya demand terhadap model sharing infrastructure.
Total tenant mencapai 63.084 dengan rasio tenancy meningkat menjadi 1,57x, mempertegas peningkatan produktivitas aset Perseroan. Secara keseluruhan, termasuk reseller, total tenant mencapai 65.734.
Pada lini fiber, panjang fiber billable mencapai 70.618 km atau tumbuh 15,6 persen (YoY), dengan peningkatan billable ratio menjadi 1,23x. Capaian ini menunjukkan keberhasilan Perseroan dalam meningkatkan monetisasi jaringan sekaligus memperkuat peran fiber sebagai growth engine
baru.
"Dengan fundamental keuangan yang kuat, struktur biaya yang efisien, serta strategi ekspansi yang terarah dan disiplin, kami yakin dapat terus menjaga momentum pertumbuhan, memperkuat posisi kepemimpinan di industri, serta menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan," ujar Theodorus.
(taufan sukma)