IDXChannel - Sektor menara telekomunikasi diperkirakan akan mencatat pertumbuhan EBITDA yang moderat pada 2026. Namun, layanan Fixed Wireless Access (FWA) berpotensi menjadi pendorong tambahan bagi kinerja sektor ini.
Menurut riset Indo Premier Sekuritas yang terbit pada 17 Maret 2026, integrasi XLS masih berjalan, dan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) menjadi salah satu pihak yang paling diuntungkan.
Hingga akhir tahun buku 2025 (FY25), MTEL telah menerima sekitar 1.900 pesanan situs baru dari XLS, sementara hanya 400 menara yang habis masa kontraknya dan tanpa relokasi.
Sementara itu, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) merencanakan relokasi sekitar 4.000 menara XLS, terbagi rata antara colocation dan BTS.
Hingga FY25, TOWR telah merelokasi sekitar 1.500 menara, terutama colocation, dengan sisa relokasi dijadwalkan rampung pada FY26.