Chief Innovation Officer B-LOG, Gerry Ardian mengatakan, pertumbuhan perseroan ditopang empat fondasi bisnis, yakni sumber daya manusia, jaringan distribusi, teknologi, serta aset dan infrastruktur.
“Pertumbuhan B-LOG ditopang oleh empat fondasi yang saling terhubung, yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan jaringan distribusi di seluruh Indonesia, penggunaan teknologi yang adaptif, serta aset dan infrastruktur,” ujar Gerry.
Sejalan dengan perluasan jaringan operasional, B-LOG juga memperkuat sumber daya manusia melalui program learning and development, performance management, serta leadership and succession. Perseroan turut membangun Training Center B-LOG di Tangerang dan secara bertahap menyiapkan pengembangan fasilitas serupa di wilayah strategis lainnya.
Dari sisi keuangan, B-LOG mencatat pendapatan sebesar Rp733 miliar pada semester I-2026, tumbuh 17 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp626 miliar. Pertumbuhan pendapatan tersebut diikuti kenaikan laba bersih 9 persen menjadi Rp78 miliar dari Rp71 miliar pada semester I-2025.
Adapun margin laba bersih B-LOG pada semester I 2026 mencapai 10,6 persen. Per 30 Juni 2026, total aset perseroan mencapai Rp1,138 triliun, naik dari Rp1,032 triliun pada akhir 2025. Adapun liabilitas tercatat Rp511 miliar dan ekuitas Rp627 miliar.