"Kinerja ini juga menunjukkan perseroan tidak hanya berhasil beradaptasi di tengah disrupsi industri, tetapi juga mampu tumbuh melampaui capaian pada era sebelum kehadiran ride-hailing, melalui konsistensi kualitas layanan sebagai fondasi utama bisnis," kata Andre.
Lebih lanjut, Bluebird juga mengoptimalkan kapasitas layanan melalui penambahan sekitar 1.800 armada sepanjang 2025, sehingga total armada mencapai lebih dari 26 ribu unit termasuk armada listrik.
Armada kendaraan listrik tersebut dioperasikan melalui layanan Bluebird dan Goldenbird di berbagai kota seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan.
Ekspansi jaringan operasional turut dilakukan melalui peningkatan jumlah pool menjadi 58 lokasi serta perluasan pangkalan yang kini telah mencapai lebih dari 1.300 titik strategis di berbagai kota.
Penguatan kanal digital menjadi salah satu pendorong pertumbuhan. Aplikasi MyBluebird mencatatkan peningkatan pengguna lebih dari 30 persen, dengan kontribusi pemesanan melalui aplikasi mencapai sekitar 40 persen dari total transaksi, menjadikan MyBluebird sebagai pilihan utama bagi pelanggan untuk mengakses layanan Bluebird Group.
Selain itu, fitur Fixed Price juga menunjukkan pertumbuhan penggunaan hingga dua kali lipat, mencerminkan preferensi pelanggan terhadap kepastian tarif.
(Dhera Arizona)