"Secara keseluruhan kami tetap konstruktif terhadap prospek pasar saham Indonesia pada semester II-2026 dan memandang pelemahan akibat penyesuaian indeks pada akhir Agustus sebagai peluang akumulasi, meski kepastian penuh baru akan terlihat setelah peninjauan MSCI pada November," tulis Wilbert. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.