sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bos Danantara Temui Pimpinan Perusahaan Manajemen Investasi di AS, Ini yang Dibahas

Market news editor Rohman Wibowo
27/02/2026 14:36 WIB
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani melangsungkan pertemuan dengan pimpinan Related Fund Management (RFM) dalam lawatan delegasi RI ke Washington.
Bos Danantara Temui Pimpinan Perusahaan Manajemen Investasi di AS, Ini yang Dibahas. (Foto Istimewa)
Bos Danantara Temui Pimpinan Perusahaan Manajemen Investasi di AS, Ini yang Dibahas. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani melangsungkan pertemuan dengan pimpinan Related Fund Management (RFM) dalam lawatan delegasi RI ke Washington pada awal pekan ini.

Rosan menekankan pertemuan dengan bos korporasi manajemen investasi ini terkait pembahasan pengembangan kawasan properti yang bisa dikonsolidasikan oleh Danantara.

"Kami membahas potensi kolaborasi pengembangan properti dan kawasan bersama Danantara," ujar Rosan dalam unggahan Instagram resminya @rosanroeslani, dikutip Jumat (27/2/2026).

Dia menuturkan diskusi maupun interaksi dengan korporasi global demi menunjukkan kepada dunia internasional tentang ketahanan ekonomi nasional. 

"Semangat kolaborasi yang terus menambah keyakinan investor global terhadap stabilitas dan masa depan pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Rosan.

Related Fund Management merupakan salah satu di antara 12 pihak yang ditemui Presiden Prabowo Subianto di sela-sela perjanjian tarif dagang AS-Indonesia, yang berlangsung pada Jumat (20/2/2026) di Washington DC.

Berdasarkan keterangan resmi Sekretariat Kabinet, Prabowo dalam pertemuan itu membuka peluang investasi dalam memperbesar rantai ekonomi dan lapangan pekerjaan untuk kepentingan Indonesia.

Sebelumnya pula, Danantara menyepakati perjanjian kerangka kerja dengan perusahaan teknologi global, ARM Limited, di London, Inggris, Senin (23/2/2026). 

Kesepakatan ini digadang-gadang menandai komitmen besar pemerintah dalam mendorong penguasaan teknologi semikonduktor sebagai bagian dari transformasi ekonomi berbasis inovasi menuju visi Indonesia Emas 2045.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement