"Perseroan mengambil pendekatan yang hati-hati dan selektif dalam menentukan realisasi penggunaan dana IPO, agar keputusan investasi yang diambil tetap mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan memberikan nilai optimal bagi pemegang saham," katanya.
Sementara itu, sisa dana IPO milik Bukalapak disimpan di deposito hingga SBN dengan tingkat bunga atau bagi hasil yang bervariasi antara 2,25-6,75 persen per tahun di luar giro dengan bunga 0 persen.
Bukalapak misalnya, membuka deposito senilai Rp1,17 triliun di Bank BRI dengan bunga 5,25 persen. Kemudian ada juga giro dengan bunga 5 persen di Bank CIMB Niaga senilai Rp453,8 miliar. Adapun untuk SBN rupiah, Bukalapak memiliki portofolio sebesar Rp900 miliar dengan bunga 2 persen.
(Rahmat Fiansyah)