Goldman Sachs memperkirakan arus keluar dana dari pasar saham Indonesia dapat mencapai USD13 miliar atau setara dengan Rp232,05 triliun (asumsi kurs Rp17.850 per USD) apabila MSCI menurunkan klasifikasi Indonesia.
Selain itu, keputusan MSCI juga berpotensi mendorong penyedia indeks lain seperti FTSE Russell untuk melakukan evaluasi serupa.
Di luar isu klasifikasi pasar, investor masih mencermati persoalan struktural yang menjadi perhatian MSCI, seperti transparansi data kepemilikan saham, kemampuan investor global dalam menilai free float perusahaan, serta ketidakpastian kebijakan yang dapat memengaruhi persepsi terhadap pasar Indonesia. (Aldo Fernando)