AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Bukannya ARA, Saham DCII Malah Kepentok ARB

MARKET NEWS
Yulistyo Pratomo
Kamis, 12 Agustus 2021 11:36 WIB
Saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) malah ajlok sebanyak 6,99 persen dan sampai menyentuh batas bawah atau auto rejection bawah (ARB).
Bukannya ARA, Saham DCII Malah Kepentok ARB. (Foto: MNC Media)
Bukannya ARA, Saham DCII Malah Kepentok ARB. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Bukannya kembali melanjutkan tren kenaikan sebelum terkena suspensi panjang oleh Bursa Efek Indonesia, saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) malah ajlok sebanyak 6,99 persen dan sampai menyentuh batas bawah atau auto rejection bawah (ARB).

Berdasarkan pantauan RTI Business, Kamis (12/8/2021), saham langsung terjun bebas begitu bel tanda perdagangan dimulai berbunyi. pukul 09.00 wib, DCII tidak butuh waktu lama untuk langsung menempati posisi terbawah dalam perdagangan hari ini.

DCII yang dibuka di angka 59.000, tanpa basa basi langsung turun ke harga 54.875. Dengan demikian, saham ini mengalami koreksi sebesar 4.125 poin.

Perdagangan atas DCII ini mencapai 4,90 ribu saham dengan nilai transaksi sebanyak Rp273,84 juta dan hanya diperdagangkan sebanyak 35 kali. Sedangkan nilai Market Cap atas saham ini sebesar Rp130,81 triliun.

Sebelumnya, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah membuka suspensi saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII). Adapun saham DCII sebelumnya terkena pemberhentian sementara sejak 17 Juni 2021.

"Dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan Saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I tanggal 12 Agustus 2021," dikutip dari pengumuman BEI, Kamis (12/8/2021).

Harga saham DCII mengalami kenaikan signifikan sejak melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) pada 6 Januari 2021. Saat IPO saham DCII ditawarkan di harga Rp420 per lembar saham dan saat ini telah menyentuh angka Rp59.000 per lembar saham atau meningkat sebanyak 14.000 persen.

Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, Kristian S. Manullang juga pernah menjelaskan alasan pihaknya melakukan suspensi terhadap emiten yang bergerak di bidang pusat data (data center) tersebut dalam waktu yang cukup lama.

"Saham DCII mengalami volatilitas harga terus menerus. Atas kondisi ini, kami sedang melakukan pemeriksaan atas transaksi saham DCII," ujar Kristian dalam keterangan tertulis, Rabu (7/7/2021).

Terkait pemeriksaan yang dilakukan BEI terhadap saham DCII, Kristian menuturkan pihaknya ingin memastikan ada atau tidaknya indikasi manipulasi transaksi.

"Tujuannya pemeriksaan ini untuk memastikan ada tidaknya indikasi manipulasi transaksi," kata dia. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD