Adapun belanja modal perseroan mencapai USD149 juta, atau naik 12 persen YoY. Dengan 54 persen dialokasikan untuk mempertahankan keandalan dan kesiapan armada, dan 46 persen diarahkan untuk mendukung pertumbuhan melalui peningkatan kapasitas di sejumlah site utama di Indonesia.
(DESI ANGRIANI)