sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BUMA (DOID) Masih Catatkan Kerugian Rp1,33 Triliun hingga Kuartal III-2025

Market news editor Desi Angriani
29/11/2025 11:35 WIB
PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) masih mencatatkan kerugian USD81 juta atau setara Rp1,33 triliun (kurs Rp16.500 per USD).
BUMA (DOID) Masih Catatkan Kerugian Rp1,33 Triliun hingga Kuartal III-2025 (Foto: dpk BUMA)
BUMA (DOID) Masih Catatkan Kerugian Rp1,33 Triliun hingga Kuartal III-2025 (Foto: dpk BUMA)

Average Selling Price (ASP) relatif stabil pada 1 persen YoY, didukung porsi kontrak rise-and-fall yang lebih tinggi sehingga membantu meredam pelemahan harga batu bara.

Lalu pendapatan dari bisnis kepemilikan tambang, Atlantic Carbon Group Inc (ACG), meningkat menjadi USD45 juta dari USD12 juta pada tahun lalu, mencerminkan kontribusi penuh di periode 2025.

Sementara itu, kinerja kuartal II mengalami perbaikan dengan pendapatan USD400 juta atau tumbuh 6 persen meski masih mencatatkan kerugian USD1 juta.

Momentum pemulihan yang berlangsung sejak kuartal II ini didukung dengan meningkatnya jam kerja efektif dan waktu siklus (cycle time) yang lebih singkat di berbagai site operasional utama.

"Kinerja kuartal ketiga menunjukkan bahwa pemulihan kami semakin menguat. Jam kerja efektif yang lebih tinggi, cycle-time yang lebih singkat, dan pengendalian biaya yang lebih ketat menghasilkan volume yang lebih baik, biaya per unit yang lebih rendah, dan EBITDA yang lebih kuat," tutur Fuad.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement