Sebagai informasi, JML diketahui memiliki tambang emas di Queensland Utara dan Victoria. Beroperasi sejak 2012, perusahaan ini awalnya fokus menggarap kawasan Croydon di bagian barat Queesland.
Area ini memiliki nilai sejarah dalam dunia pertambangan Australia. Di kawasan ini, emas pertama kali ditemukan pada 1885 dan pernah mencapai level produksi tertinggi sepanjang sejarah sebesar 1,9 juta ounce.
JML bertekad untuk menerapkan teknologi canggih untuk membangkitkan kembali area tambang bersejarah yang pernah ditinggalkan tersebut. Saat ini, tahapan penambangan masih sebatas eksplorasi, sehingga dengan potensi cadangan 2 juta ounce.
Untuk mengakuisisi JML, BUMI mengalokasikan Rp340,9 miliar dari obligasi untuk membayar akuisisi Jubilee Metals. Obligasi hanyalah salah satu sumber pendanaan untuk mengakuisisi perusahaan tersebut. Hingga September 2025, BUMI sudah mengakuisisi 41,36 persen saham JML lewat private placement, pembelian langsung, dan debt to equity swap.
(Dhera Arizona)