Tekanan itu datang ketika investor mulai mempertanyakan valuasi saham-saham chip dan AI yang dinilai sudah terlalu tinggi.
Philadelphia Semiconductor Index merosot 10 persen sepanjang pekan lalu dan kini telah terkoreksi sekitar 20 persen dari rekor tertinggi yang dicapai pada Juni.
Sentimen sektor AI juga mendapat tekanan setelah perusahaan AI asal China, Moonshot, memperkenalkan model open-weight terbaru bernama Kimi K3 yang diklaim memiliki kemampuan mendekati model AI Fable milik Anthropic.
Kondisi tersebut membuat musim laporan keuangan pekan ini menjadi sorotan utama pasar. Sejumlah raksasa teknologi AS seperti Alphabet, Intel, dan Tesla dijadwalkan merilis kinerja keuangannya.
Meski demikian, analis BofA Savita Subramanian masih optimistis terhadap prospek laba perusahaan. Ia memperkirakan laba emiten S&P 500 mampu melampaui konsensus sekitar 5 persen, dengan pertumbuhan mencapai 28 persen.