Hang Seng Hong Kong naik 2,78 persen dan Straits Times Index (STI) Singapura bertambah 0,43 persen.
Sebaliknya, bursa Korea Selatan bergerak berlawanan arah.
Indeks Kospi merosot 3,65 persen karena investor mencermati prospek pembangunan pusat data serta kerugian yang dialami saham-saham semikonduktor AS.
Penguatan bursa Asia mengikuti reli di Wall Street pada perdagangan sebelumnya. Indeks S&P 500 melonjak 1,6 persen, mencatat kenaikan harian terbesar dalam tiga bulan. Sementara itu, indeks Nasdaq 100 yang didominasi saham teknologi menguat 0,9 persen.
Investor tampaknya mulai mengesampingkan kekhawatiran terhadap potensi kebuntuan kebijakan di Washington setelah Partai Demokrat berhasil menguasai kedua kamar Kongres AS.
Di pasar obligasi, US Treasury turut menguat seiring berkurangnya spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menaikkan suku bunga dalam setahun ke depan.