Di sisi lain, investor tetap mencermati ketidakpastian perdagangan global, menyusul ancaman tarif dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, meski pembicaraan untuk meredakan isu tersebut dikabarkan masih berlangsung.
Di Jepang, Indeks Nikkei 225 turun 0,32 persen, sementara Topix melemah 0,33 persen.
Mengutip Trading Economics, investor tetap waspada terhadap volatilitas pasar mata uang, mengingat penguatan yen biasanya menekan kinerja saham domestik.
Ketidakpastian politik menjelang pemilu cepat majelis rendah pada 8 Februari turut menambah sikap hati-hati pelaku pasar.
Sementara itu di Wall Street, indeks saham utama AS bergerak fluktuatif pada perdagangan Rabu.