sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

MSCI Tekan IHSG, Saham-Saham Prajogo-Bakrie Jadi Beban

Market news editor Rahmat Fiansyah
29/01/2026 10:14 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada sesi pembukaan perdagangan Kamis (29/1/2026).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada sesi pembukaan perdagangan Kamis (29/1/2026). (Foto: iNews Media Group)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada sesi pembukaan perdagangan Kamis (29/1/2026). (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada sesi pembukaan perdagangan Kamis (29/1/2026). Indeks jatuh 8 persen ke level Rp7.600 dengan saham-saham "konglo" menjadi pemberat utama.

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) misalnya kembali menyentuh batas auto reject bawah (ARB) ke level Rp250. Senada saham PT Petrosea Tbk (PTRO) juga ARB ke Rp6.225 dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BMRS) ARB ke Rp940.

Kondisi ini memaksa sistem perdagangan secara otomatis menetapkan suspensi alias trading halt selama 30 menit. Trading halt juga sempat terjadi pada perdagangan kemarin meski IHSG berakhir turun sebesar 7,3 persen.

Faktor utama yang menekan IHSG yakni keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membekukan pasar saham Indonesia terkait isu transparansi struktur kepemilikan saham di Indonesia. Langkah ini menekan saham-saham milik taipan Prajogo Pangestu hingga Bakrie yang disebut-sebut berupaya masuk indeks global tersebut.

Apa itu MSCI? MSCI merupakan perusahaan keuangan yang berpusat di New York, AS, yang membuat indeks saham global. Indeks buatan MSCI memiliki kredibilitas tinggi sehingga dipercaya oleh manajer investasi global hingga dana pensiun sebagai acuan utama untuk menanamkan modalnya.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement