IDXChannel - Laba produsen mobil listrik Tesla turun 46 persen pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
Tesla menghadapi sejumlah tantangan tahun lalu, mulai dari peran CEO Elon Musk di pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, pencabutan subsidi, hingga seruan boikot.
Dilansir dari Tech Crunch pada Kamis (29/1/2026), perusahaan kendaraan listrik (EV) melaporkan laba sebesar USD3,8 miliar atau sekitar Rp64 triliun pada 2025.
Total pendapatan dari penjualan mobil juga turun 11 persen dari tahun ke tahun. Tesla mengungkapkan bahwa pihaknya mengirimkan 1,63 juta mobil secara global sepanjang 2025.
Para investor sebagian besar memperkirakan penurunan penjualan pada kuartal keempat dan setahun penuh untuk 2025. Perusahaan tersebut melampaui perkiraan Wall Street untuk pendapatan dan laba, sehingga saham naik dalam perdagangan setelah pasar pada Rabu.