Pendapatan dari bisnis tenaga surya dan penyimpanan energi Tesla tumbuh 25 persen dibandingkan 2024, dan pendapatan layanan (yang mencakup pembayaran untuk perangkat lunak Full Self-Driving, asuransi, suku cadang, dan Supercharging) tumbuh 18 persen.
“2025 menandai tahun yang penting bagi Tesla karena kami semakin memperluas misi kami dan melanjutkan transisi kami dari bisnis yang berpusat pada perangkat keras menjadi perusahaan kecerdasan buatan (AI) fisik," kata Tesla dalam surat kepada pemegang saham.
Dalam surat tersebut, perusahaan juga mengungkapkan bahwa pihaknya baru-baru ini menginvestasikan USD2 miliar di perusahaan rintisan AI milik Musk, xAI.
Proyek-proyek yang telah lama ditunggu-tunggu seperti Tesla Semi (pertama kali diungkapkan pada 2017) dan Cybercab (yang memulai debutnya pada 2024, tetapi telah diisukan selama bertahun-tahun) diperkirakan mulai diproduksi pada paruh pertama 2026. (Wahyu Dwi Anggoro)