Sementara itu, harga minyak berjangka turun, tetapi masih bertahan di atas USD100 per barel.
Warren Patterson, head of commodities strategy ING, dan Ewa Manthey, commodities strategist ING, mengatakan kenaikan harga minyak dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan pasar mulai memperhitungkan peluang eskalasi kembali konflik di Timur Tengah.
Menurut mereka, pasar minyak masih cenderung menunggu perkembangan lebih lanjut hingga pemilihan umum (pemilu) sela Amerika Serikat (AS) pada November untuk mendapatkan kejelasan mengenai situasi di Timur Tengah. (Aldo Fernando)