Pernyataan itu dinilai berpotensi meredakan risiko serangan militer AS terhadap negara tersebut.
Sentimen negatif ini menekan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang yang turun 0,7 persen. Bursa Korea Selatan melemah lebih dalam dengan indeks Kospi terkoreksi tajam 2,51 persen. Sementara, Shanghai Composite berkurang 0,55 persen, Hang Seng Hong Kong merosot 1,45 persen.
Berbeda dengan mayoritas kawasan, indeks Nikkei Jepang justru menguat 0,29 persen.
Penguatan tersebut didorong hasil jajak pendapat yang menunjukkan Partai Demokrat Liberal pimpinan Perdana Menteri Sanae Takaichi diperkirakan meraih kemenangan telak dalam pemilu majelis rendah pekan depan.
Kemenangan besar tersebut dinilai akan mempermudah pemerintah mendorong kebijakan stimulus agresif, sekaligus meredakan ketidakpastian politik.