Mengutip Trading Economics, sentimen pasar turut mendapat dukungan dari penurunan imbal hasil US Treasury dan harga minyak dunia.
Imbal hasil obligasi AS yang lebih rendah membantu mengurangi tekanan terhadap valuasi saham teknologi.
Penurunan harga minyak serta meredanya kekhawatiran mengenai gangguan pasokan melalui Selat Hormuz juga memberikan ruang bagi pasar Korea Selatan.
Kondisi tersebut berpotensi mengurangi tekanan terhadap biaya impor negara tersebut.
Sementara itu, bursa Jepang bergerak melemah. Indeks Nikkei Stock Average turun 0,4 persen menjadi 65.595,13.