Pada Kamis, data menunjukkan klaim baru tunjangan pengangguran AS turun, namun tidak sebesar yang diperkirakan pekan lalu.
Sebelum laporan tenaga kerja tersebut, ekspektasi bahwa bank sentral AS memiliki ruang untuk memangkas suku bunga sempat meningkat.
Investor kini mencermati rangkaian data pekan ini dan menimbang langkah The Fed berikutnya, dengan indeks harga konsumen (CPI) AS yang akan dirilis Jumat menjadi data kunci selanjutnya.
CEO dan CIO Infrastructure Capital Advisors di New York, Jay Hatfield, mengatakan, "Argumen bullish bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada dasarnya bertumpu pada gambaran ketenagakerjaan yang lemah, sehingga argumen itu kini tertantang."
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 1,34 persen. S&P 500 melemah 1,57 persen dan Nasdaq Composite merosot 2,04 persen. (Aldo Fernando)