IDXChannel - Bursa Asia lesu pada awal pekan ini, Senin (16/2/2026), seiring sejumlah hari libur Tahun Baru Imlek di kawasan yang membuat volume transaksi menipis.
Sentimen juga tertahan oleh data ekonomi Jepang yang mengecewakan dan meredam reli pasar setempat.
China, Korea Selatan, Taiwan, dan Amerika Serikat tengah libur, sehingga pergerakan mata uang, komoditas, dan obligasi relatif datar.
Pelaku pasar kini menanti rilis utama pada Jumat mendatang, yakni survei manufaktur global serta data produk domestik bruto (PDB) kuartal IV-2025 AS.
Mengutip Reuters, konsensus memperkirakan ekonomi AS tumbuh 3,0 persen secara tahunan, melambat dari 4,4 persen pada kuartal sebelumnya namun masih tergolong solid.