Dari Jepang, pemerintah melaporkan ekonomi hanya tumbuh 0,1 persen secara tahunan pada kuartal Desember, jauh di bawah proyeksi 1,6 persen. Belanja pemerintah disebut menjadi salah satu faktor penekan aktivitas.
Data ini menegaskan tantangan yang dihadapi Perdana Menteri Sanae Takaichi dan dinilai dapat memperkuat dorongan stimulus fiskal yang lebih agresif.
Indeks Nikkei 225 turun 0,15 persen pada 09.20 WIB, setelah melonjak 5 persen pekan lalu. Indeks TOPIX melemah 0,63 persen.
Di kawasan lain, Hang Seng Index turun 0,10 persen, Straits Times Index turun tipis 0,01 persen, sementara S&P/ASX 200 naik 0,13 persen.
Pekan lalu, pasar teknologi Korea Selatan dan Taiwan mencatat kenaikan tajam. Indeks KOSPI melonjak 8,2 persen, sedangkan Taiwan Capitalization Weighted Stock Index menguat hampir 6 persen dalam sepekan.