Presiden AS Donald Trump juga mengancam akan melancarkan serangan lebih lanjut terhadap Iran.
Di sisi lain, eskalasi pertempuran antara Rusia dan Ukraina turut mendorong harga gandum bergerak mendekati level tertinggi dalam tiga tahun.
Kenaikan harga energi dan komoditas memperumit prospek kebijakan moneter global. Pasar kini memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga di sejumlah negara, termasuk Selandia Baru pada Rabu serta Eropa pada pekan depan.
Peluang kenaikan suku bunga di AS dan Jepang pada bulan ini juga diperkirakan lebih dari 50 persen.
Investor kini menantikan data ketenagakerjaan AS yang akan dirilis pada Jumat, yang dapat menjadi petunjuk penting terhadap arah kebijakan Federal Reserve.