"Beberapa hari ke depan akan menjadi periode yang sangat penting untuk menentukan apakah jalur diplomasi dapat kembali berjalan atau justru konflik memasuki fase eskalasi yang lebih berkepanjangan," ujarnya, dikutip Dow Jones Newswires.
Kekhawatiran terhadap pasokan energi global turut mendorong harga minyak lebih tinggi. Kontrak minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman terdekat naik 2,6 persen ke USD92,36 per barel, sedangkan Brent menguat 2,2 persen ke USD95,17 per barel.
Kepala Riset Pasar National Australia Bank Skye Masters mengatakan ketegangan yang berlanjut antara AS dan Iran, ditambah aksi jual tajam saham semikonduktor di Wall Street, menjadi faktor utama yang menekan sentimen investor pada perdagangan hari ini. (Aldo Fernando)