sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bursa Asia Menguat, Investor Menanti Data Ketenagakerjaan AS

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
03/09/2026 09:12 WIB
Bursa saham Asia menguat pada Kamis (3/9/2026), didorong reli Wall Street dan obligasi setelah pasar merespons positif meredanya tekanan di pasar surat utang.
Bursa Asia Menguat, Investor Menanti Data Ketenagakerjaan AS. (Foto: Magnific)
Bursa Asia Menguat, Investor Menanti Data Ketenagakerjaan AS. (Foto: Magnific)

Harga minyak bergerak melemah dari level tinggi. Minyak mentah AS turun 0,3 persen menjadi USD90,74 per barel, sedangkan minyak Brent turun 0,44 persen menjadi USD95,21 per barel.

Sebaliknya, harga emas spot naik 0,32 persen menjadi USD4.400,47 per ons, sementara perak spot menguat 0,51 persen menjadi USD65,65 per ons.

Pasar belakangan meningkatkan taruhan terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed.

Berdasarkan CME Group FedWatch Tool, pelaku pasar kini memperkirakan peluang sekitar dua banding tiga bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin bulan ini, meningkat dari 37 persen sepekan sebelumnya.

Williams mengatakan kenaikan yield obligasi jangka panjang mencerminkan kondisi ekonomi yang masih solid. Dia menambahkan bahwa The Fed masih mengumpulkan berbagai informasi sebelum menentukan langkah kebijakan moneter berikutnya.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement