IDXChannel – Bursa saham Asia bergerak menguat pada perdagangan Senin (6/4/2026) seiring pelaku pasar mulai mengabaikan ancaman terbaru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Iran dan lebih fokus pada peluang meredanya konflik di Timur Tengah.
Sentimen positif juga ditopang harapan pembukaan kembali Selat Hormuz yang dapat menekan risiko lonjakan harga minyak.
Indeks saham Jepang, Nikkei 225, naik sekitar 1,68 persen ke level 54.012, sementara Topix menguat 0,52 persen.
Mengutip Reuters, penguatan terjadi meski Trump sebelumnya memperingatkan bahwa AS dapat menargetkan infrastruktur Iran, termasuk pembangkit listrik dan jembatan, jika Selat Hormuz tidak dibuka kembali.
Trump juga menyebut kesepakatan dengan Iran berpotensi tercapai dalam waktu dekat dan negosiasi telah berlangsung, sehingga memicu harapan de-eskalasi konflik.