sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bursa Asia Menguat, Pasar Abaikan Ancaman Trump

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
06/04/2026 09:30 WIB
Bursa saham Asia bergerak menguat pada perdagangan Senin (6/4/2026) seiring pelaku pasar mulai mengabaikan ancaman terbaru Presiden AS Donald Trump.
Bursa Asia Menguat, Pasar Abaikan Ancaman Trump. (Foto: Reuters)
Bursa Asia Menguat, Pasar Abaikan Ancaman Trump. (Foto: Reuters)

IDXChannel – Bursa saham Asia bergerak menguat pada perdagangan Senin (6/4/2026) seiring pelaku pasar mulai mengabaikan ancaman terbaru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Iran dan lebih fokus pada peluang meredanya konflik di Timur Tengah.

Sentimen positif juga ditopang harapan pembukaan kembali Selat Hormuz yang dapat menekan risiko lonjakan harga minyak.

Indeks saham Jepang, Nikkei 225, naik sekitar 1,68 persen ke level 54.012, sementara Topix menguat 0,52 persen.

Mengutip Reuters, penguatan terjadi meski Trump sebelumnya memperingatkan bahwa AS dapat menargetkan infrastruktur Iran, termasuk pembangkit listrik dan jembatan, jika Selat Hormuz tidak dibuka kembali.

Trump juga menyebut kesepakatan dengan Iran berpotensi tercapai dalam waktu dekat dan negosiasi telah berlangsung, sehingga memicu harapan de-eskalasi konflik.

Senior Portfolio Manager GCI Asset Management Takamasa Ikeda menilai pasar mulai meragukan ancaman tersebut dan lebih mencermati kemungkinan negosiasi pascakonflik.

Menurutnya, pasar tidak sepenuhnya percaya pada ancaman serangan karena jika AS benar-benar ingin menyerang, langkah tersebut kemungkinan sudah dilakukan.

Pelaku pasar kini mulai mengantisipasi skenario negosiasi dan penurunan tensi geopolitik.

Di Korea Selatan, indeks KOSPI melonjak lebih dari 2 persen ke kisaran 5.499, didorong penguatan saham teknologi, terutama sektor semikonduktor.

Saham Samsung Electronics naik sekitar 3,2 persen dan SK hynix menguat 2,2 persen seiring ekspektasi kinerja kuartalan yang kuat berkat siklus kenaikan memori berbasis kecerdasan buatan (AI).

Sejumlah saham besar lainnya seperti LG Energy Solution, SK Square, Kia Corporation, dan Shinhan Financial Group juga mencatat kenaikan, memperkuat sentimen positif di pasar Korea Selatan.

Harapan pembukaan Selat Hormuz turut menenangkan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi dan lonjakan harga minyak.

Indeks Straits Times (STI) Singapura juga naik sekitar 0,30 persen.

Ancaman militer terhadap Iran tetap membuat pelaku pasar sensitif terhadap perkembangan berita dan menjaga volatilitas tetap tinggi.

Pergerakan bursa Asia juga relatif terbatas karena sejumlah pasar tutup pada Senin.

Pasar Australia, Selandia Baru, dan Hong Kong libur merayakan Paskah, sementara China daratan dan Taiwan libur Qingming Festival, sehingga aktivitas perdagangan di kawasan menjadi lebih sepi. (Aldo Fernando)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement