sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bursa Asia Variatif, Investor Cermati Prospek Suku Bunga dan Geopolitik

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
02/10/2026 09:10 WIB
Bursa saham Asia bergerak variatif pada perdagangan Jumat (2/10/2026), seiring investor mencermati prospek suku bunga, inflasi, hingga risiko geopolitik.
Bursa Asia Variatif, Investor Cermati Prospek Suku Bunga dan Geopolitik. (Foto: Reuters)
Bursa Asia Variatif, Investor Cermati Prospek Suku Bunga dan Geopolitik. (Foto: Reuters)

Sementara itu, Kospi Korea Selatan naik tipis 0,13 persen dan S&P/ASX 200 Australia menguat 0,35 persen.

Pasar saham China tidak diperdagangkan pada 1-7 Oktober 2026 seiring libur Hari Nasional. Perdagangan di pasar keuangan China dijadwalkan kembali berlangsung pada Kamis (8/10/2026) pekan depan.

Sentimen di kawasan turut dipengaruhi perkembangan pasar Amerika Serikat (AS).

Wall Street ditutup menguat pada Kamis setelah imbal hasil US Treasury berbalik turun dari level tertinggi dalam lebih dari dua dekade.

S&P 500 naik 0,2 persen menjadi 7.666,45 setelah mencatat penurunan selama tiga sesi berturut-turut. Nasdaq Composite dan Dow Jones Industrial Average masing-masing berakhir relatif datar di level 26.871,60 dan 50.926,56.

Imbal hasil US Treasury 10 tahun turun 5 basis poin menjadi 5,24 persen setelah sempat menyentuh 5,34 persen.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement