Pelaku pasar kini menantikan laporan tenaga kerja AS untuk September.
Berdasarkan survei Bloomberg, payrolls diperkirakan bertambah 90.000 pada September, setelah ekonomi AS mencatat penambahan 162.000 pekerjaan pada Agustus.
Di sisi lain, dua survei terpisah menunjukkan sektor manufaktur AS masih berekspansi pada September, didukung permintaan dan pertumbuhan tenaga kerja yang relatif kuat. Namun, tekanan inflasi tetap menjadi perhatian.
Sentimen pasar juga dibayangi perkembangan geopolitik di Timur Tengah serta gangguan terhadap pasar energi global.
China dilaporkan menghentikan ekspor produk minyak ke luar Hong Kong dan Makau, sementara meningkatnya ketegangan AS-Iran menambah kekhawatiran terhadap pasokan energi global. (Aldo Fernando)