"Kami juga memperluas bisnis di luar angkutan konvensional bahan kimia dan gas melalui investasi strategis. Perseroan menginvestasikan USD90 juta untuk mengakuisisi 40 persen kepemilikan di PT Armada Maritim Persada, sehingga memperluas kehadiran CDI di bidang logistik pertambangan dan jasa pengelolaan pelabuhan," katanya.
Selain itu, CDIA menginvestasikan USD15,5 juta untuk memperoleh 49 persen kepemilikan di Petrosea Services Solutions Pte. Ltd., yang memberikan akses ke basis pelanggan yang lebih luas, arus kargo yang lebih terdiversifikasi, serta potensi pendapatan dividen di masa mendatang, sekaligus memperkuat peluang pertumbuhan jangka panjang.
Pada pilar Kepelabuhanan & Penyimpanan, PT SCG Barito Logistics menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Krakatau Bandar Samudera untuk mengeksplorasi pengembangan layanan penyimpanan ISO tank, dry-container storage, dan layanan lift-on/lift-off di Krakatau International Port.
Di saat yang sama, pembangunan fasilitas penyimpanan bitumen berkapasitas 12.000 m³ di Merak telah mencapai sekitar 75 persen, sesuai rencana untuk mulai beroperasi pada kuartal III-2026.