AALI
9300
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2470
ACES
690
ACST
161
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
775
ADMF
8200
ADMG
175
ADRO
3130
AGAR
312
AGII
2310
AGRO
855
AGRO-R
0
AGRS
119
AHAP
107
AIMS
248
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1200
AKSI
274
ALDO
770
ALKA
300
ALMI
290
ALTO
194
Market Watch
Last updated : 2022/08/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.59
0.44%
+2.37
IHSG
7084.66
0.39%
+27.31
LQ45
1007.80
0.4%
+4.03
HSI
20201.94
0.14%
+27.90
N225
28175.87
0.87%
+243.67
NYSE
0.00
-100%
-15267.16
Kurs
HKD/IDR 545
USD/IDR 14,925
Emas
858,734 / gram

Cilacap Samudera (ASHA) Kantongi Laba Rp11,65 Miliar, Tumbuh 441 Persen

MARKET NEWS
Cahya Puteri Abdi Rabbi
Sabtu, 06 Agustus 2022 14:01 WIB
PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk (ASHA) mencatatkan pertumbuhan laba sepanjang semester I-2022.
Cilacap Samudera (ASHA) Kantongi Laba Rp11,65 Miliar, Tumbuh 441 Persen. (Foto: MNC Media)
Cilacap Samudera (ASHA) Kantongi Laba Rp11,65 Miliar, Tumbuh 441 Persen. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk (ASHA) mencatatkan pertumbuhan laba sepanjang semester I-2022. Emiten bidang perikanan ini mengantongi laba sebesar Rp11,65 miliar, tumbuh 441 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,15 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan, kenaikan laba perseroan juga didorong oleh kenaikan pendapatan sebesar 23,87 persen menjadi Rp171,89 miliar dari sebelumnya Rp138,76 miliar.

Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan tercatat naik 11,09 persen dari sebelumnya Rp125,04 miliar menjadi Rp138,91 miliar. Kemudian, beban umum dan administrasi juga naik 106,92 persen menjadi Rp14,14 miliar. Sedangkan, beban penjualan susut dari sebelumnya Rp5,39 miliar menjadi Rp2,64 miliar.

Hingga akhir Juni 2022, total nilai aset perseroan sebesar Rp252,88 miliar atau tumbuh 127,38 persen dari akhir tahun lalu yang sebesar Rp11,21 miliar. Adapun, total liabilitas ASHA pada semester I-2022 sebesar Rp37,94 miliar dari sebelumnya Rp33,33 miliar dan ekuitas perseroan sebesar Rp214,93 miliar.

Cilacap Samudera Fishing Industry baru melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir Mei tahun ini dengan menawarkan 1,25 miliar saham atau 25 persen dari modal yang telah di tempatkan dan disetor penuh. 

Perseroan saat ini memiliki pelanggan lokal sebanyak 383 klien dan pelanggan ekspor sebanyak 48 klien. Usai IPO, ASHA berkomitmen untuk terus aktif dalam mengembangkan produk-produk baru, pasar ekspor dan domestik.

Di samping itu, integrasi ASHA dilakukan mulai dari kapal perikanan, unit pengolahan ikan, pemasaran produk hasil ikan dan dockyard atau galangan kapal, di mana dockyard tersebut merupakan yang terbesar di Cilacap dengan fasilitas antara lain landasar 1,500 DWT dengan sidetrack lima lini sepanjang 100 meter.

Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk reparasi kapal dan pembangunan kapal baru. Kemudian, untuk cold storage dan kapal penangkapan ikan, kapal cargo, serta pengolahan ikan. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD