Efisiensi biaya tetap terjaga dengan Rasio Biaya terhadap Pendapatan (Cost to Income Ratio/CIR) di level 51,17 persen, ditopang pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 23,29 persen secara tahunan menjadi Rp72,6 triliun. Giro juga meningkat 36,54 persen menjadi Rp60,4 triliun, sehingga mengerek rasio dana murah (Low-Cost Fund) ke level 83,23 persen.
Di fungsi intermediasi, penyaluran kredit tumbuh 8,05 persen secara tahunan dan naik 11,05 persen dari akhir 2025 menjadi Rp29,9 triliun dengan kualitas aset dan manajemen risiko yang tetap terjaga.
(Rahmat Fiansyah)