sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

COCO Tetapkan Harga Rights Issue, Potensi Dana Tembus Rp1,3 Triliun

Market news editor Desi Angriani
03/07/2026 17:07 WIB
Wahana Interfood menetapkan harga pelaksanaan penawaran umum terbatas (rights issue) sebesar Rp120 per saham.
COCO Tetapkan Harga Rights Issue, Potensi Dana Tembus Rp1,3 Triliun (Foto: dok Freepik)
COCO Tetapkan Harga Rights Issue, Potensi Dana Tembus Rp1,3 Triliun (Foto: dok Freepik)

IDXChannel - PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) menetapkan harga pelaksanaan penawaran umum terbatas (rights issue) sebesar Rp120 per saham.

Melalui aksi korporasi ini, perseroan berpotensi menghimpun dana hingga sekitar Rp1,3 triliun yang akan digunakan untuk mendanai akuisisi serta memperkuat modal kerja.

Berdasarkan prospektus Kamis (2/7/2026), COCO menawarkan rights issue dengan rasio 1:3, di mana setiap pemegang satu saham lama berhak memperoleh tiga Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya sekitar 10,7 miliar saham baru. Dengan harga pelaksanaan Rp120 per saham, nilai dana yang berpotensi diperoleh mencapai sekitar Rp1,3 triliun.

Sebagian besar dana hasil rights issue, yakni sekitar Rp1,2 triliun, akan digunakan untuk mengakuisisi PT Sari Murni Abadi. Adapun sisa dana akan dialokasikan sebagai modal kerja guna mendukung operasional dan pengembangan usaha perseroan.

Selain menerbitkan saham baru, COCO juga menyertakan penerbitan sebanyak-banyaknya sekitar 355,9 juta waran. Waran diberikan dengan rasio satu waran untuk setiap 30 saham baru yang diperoleh dari pelaksanaan HMETD.

Harga pelaksanaan waran ditetapkan sebesar Rp800 per saham. Apabila seluruh waran dikonversi menjadi saham, aksi korporasi ini berpotensi menimbulkan efek dilusi hingga sekitar 75,61 persen terhadap kepemilikan pemegang saham yang tidak berpartisipasi.

Perseroan juga memastikan pengendali utama, Mahogany Global Investment, akan melaksanakan seluruh haknya dalam rights issue tersebut. Selain itu, Mahogany Global Investment turut bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer) untuk menyerap hingga sekitar 4,3 miliar rights yang tidak diambil oleh pemegang saham lainnya.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, tanggal terakhir perdagangan saham yang masih mengandung hak memesan efek terlebih dahulu (cum rights) di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada 8 Juli 2026. Selanjutnya, periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD akan berlangsung pada 14-21 Juli 2026.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement