IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sepuluh saham dengan penurunan terbesar pada perdagangan pekan ini, 24-28 November 2025.
Deretan emiten dari berbagai sektor mengalami tekanan jual yang signifikan, berbeda dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami peningkatan ke 8.508,706 dengan 1,12 persen dalam sepekan.
Peringkat pertama ‘top 10 losers’ ditempati oleh saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK), terjun bebas sebesar 27,22 persen. Harga sahamnya anjlok dari Rp665 menjadi Rp484 per saham.
Disusul oleh PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) yang menyusut 25,40 persen ke Rp940 dari posisi pekan sebelumnya di Rp1.260.
Berdasarkan statistik BEI, Sabtu (29/11/2025), berikut adalah deretan 10 saham penghuni top losers sepekan:
1. PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) merosot 27,22 persen ke Rp484.
2. PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) menyusut 25,40 persen ke Rp940.
3. PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) melemah 25 persen ke Rp252.
4. PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) tergelincir 22,49 persen ke Rp386.
5. PT Green Power Group Tbk (LABA) tertekan 18,98 persen ke Rp175.
6. PT Leyand International Tbk (LAPD) terkoreksi 18,75 persen ke Rp208.
7. PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) melemah 17,18 persen ke Rp270.
8. PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) tergelincir 16,47 persen ke Rp416.
9. PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) turun 16,23 persen ke Rp645.
10. PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) menurun 16,08 persen ke Rp240.
(kunthi fahmar sandy)