Selain dana tunai dari penerbitan Patriot Bond, Danantara telah mengamankan komitmen pembiayaan lebih dari USD14 miliar dari mitra global, yang dapat ditarik sesuai kebutuhan proyek.
Investasi diperkirakan meningkat pada 2026, seiring makin jelasnya sektor-sektor prioritas dan pipeline proyek.
Dengan kombinasi belanja fiskal dan investasi Danantara, JPMorgan memproyeksikan prospek pasar saham Indonesia akan semakin cerah pada 2026.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan mencapai level 9.200 pada akhir 2026 dalam skenario dasar, dengan potensi naik hingga 10.000 pada skenario bullish dan turun ke 7.800 pada skenario bearish, dengan asumsi pertumbuhan laba sebesar 8 persen serta rasio price to earnings (P/E) di kisaran 15 kali.
Sektor yang diperkirakan diuntungkan, antara lain industri, material, konsumer, dan real estate, sementara peran Danantara disebut dapat menjadi ‘swing factor’ yang menghidupkan kembali sentimen positif di pasar saham nasional. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.