sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Danantara Mulai Tender Progam Waste to Energy (WtE), Berikut Tiga Perusahaan yang Tertarik

Economics editor Febrina Ratna Iskana
16/02/2026 12:49 WIB
Program Waste-to-Energy (WtE) sudah memasuki fase tender. Terdapat 24 peserta yang merupakan perusahaan internasional berpengalaman ikut dalam tender tersebut.
Danantara Mulai Tender Progam Waste to Energy (WtE), Berikut Tiga Perusahaan yang Tertarik. (Foto: iNews Media Group)
Danantara Mulai Tender Progam Waste to Energy (WtE), Berikut Tiga Perusahaan yang Tertarik. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Program Waste-to-Energy (WtE) sudah memasuki fase tender. Terdapat 24 peserta yang merupakan perusahaan internasional berpengalaman ikut dalam tender tersebut.

Perusahaan-perusahaan yang lolos menjadi peserta tender ini diwajibkan membentuk konsorsium. Lead of Waste-to-Energy Danantara Indonesia, Fadli Rahman, menjelaskan konsorsium yang nantinya dibentuk oleh peserta tender ini diharapkan bisa memberikan transfer teknologi kepada perusahaan lokal atau pemerintah daerah (pemda).

Untuk tahap pertama, Danantara Indonesia memfokuskan pengembangan program WtE di empat kota, yakni Bali, Bogor, Bekasi, dan Yogyakarta. 

“Tender ini menunjukkan dalam menjalankan prosesnya Danantara selalu memastikan adanya tata kelola yang kuat sejak hulu, termasuk proses pemilihan Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang transparan dan berbasis mitigasi risiko,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (16/02/2026).

Dari sejumlah perusahaan yang menjadi peserta tender WtE, tiga di antaranya berasal dari Prancis, China, dan Jepang. Berikut profil singkat mengenai ketiga perusahaan tersebut:

  1. Veolia Environmental Services Asia Pte Ltd (Prancis) 

Berdiri di Singapura pada 13 Desember 1997, Veolia Environmental Services Asia Pte Ltd merupakan perusahaan berbentuk Private Company Limited by Shares atau Perusahaan Terbatas. Perusahaan ini tergabung di dalam grup multinasional Veolia asal Prancis yang bergerak di bidang pengelolaan air, limbah, dan energi. Dalam skala global, mereka hadir di 50 negara dengan jutaan pelanggan di seluruh dunia. 

Di Indonesia, perusahaan ini hadir melalui entitas bisnis bernama PT Veolia Services Indonesia. Perusahaan ini mendirikan pabrik daur ulang Polyethylene Terephthalate (PET) berkapasitas 25.000 ton per tahun di Kawasan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER), Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Pabrik ini memproduksi PET food grade yang sudah mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). 

Lewat kerja sama yang dilakukan dengan PT Tirta Investama (Danone-AQUA), PT Veolia Services Indonesia menangani solusi untuk mengurangi sampah plastik di Indonesia. Keduanya membentuk pabrik daur ulang botol plastik PET pada akhir Juni 2021.

Pabrik ini diresmikan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita bersama CEO Veolia Southeast Asia Sven Beraud-Sudreau dan Presiden Direktur Danone-AQUA Connie Ang.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement