sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Daya Beli Lesu, Rebranding AZKO dan Efisiensi Jadi Penopang Kinerja ACES

Market news editor Desi Angriani
18/07/2026 13:33 WIB
Aspirasi Hidup diperkirakan tetap mampu mencatatkan kinerja yang relatif tangguh di tengah tekanan daya beli masyarakat.
Daya Beli Lesu, Rebranding AZKO dan Efisiensi Jadi Penopang Kinerja ACES (Foto: dok ACES)
Daya Beli Lesu, Rebranding AZKO dan Efisiensi Jadi Penopang Kinerja ACES (Foto: dok ACES)

Jonathan juga menyoroti penurunan jumlah karyawan per meter persegi toko sebesar 10,7 persen sebagai salah satu indikator keberhasilan efisiensi operasional yang dilakukan perseroan.

Untuk kuartal II-2026, Samuel Sekuritas memproyeksikan pendapatan ACES mencapai Rp2,1 triliun, turun 1,3 persen secara tahunan (yoy) dan 10,5 persen dibandingkan kuartal sebelumnya (QoQ). Laba bersih diperkirakan mencapai Rp143 miliar, atau turun 5,5 persen YoY seiring normalisasi penjualan setelah musim hari raya.

Sementara pada kuartal III-2026, pendapatan diperkirakan pulih menjadi Rp2,2 triliun, naik 6,5 persen YoY, didorong kenaikan harga jual rata-rata (average selling price/ASP) sekitar 10 persen pada produk-produk unggulan selama periode April-Juni 2026. Meski demikian, laba bersih diproyeksikan turun tipis 3,8 persen YoY menjadi Rp181 miliar.

Dari sisi operasional, pertumbuhan penjualan toko yang sama (same-store sales growth/SSSG) menunjukkan perbaikan. Hingga lima bulan pertama 2026, SSSG mencapai 2,1 persen, berbalik positif dibandingkan minus 2,7 persen pada periode yang sama tahun lalu dan minus 4,2 persen sepanjang 2025.

Perbaikan tersebut terutama ditopang hasil rebranding gerai menjadi AZKO, dengan wilayah Jakarta mencatat SSSG kumulatif 4,4 persen dan Jawa di luar Jakarta 3 persen. 

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement