Sementara itu, wilayah luar Jawa masih mencatat SSSG minus 0,2 persen, dipengaruhi pembukaan sejumlah gerai baru yang berdampak pada penurunan trafik di toko-toko lama.
Samuel Sekuritas menilai, peluang ekspansi ACES masih cukup besar mengingat penetrasi gerai di Pulau Jawa telah mencapai sekitar 67 persen, sedangkan di luar Jawa baru sekitar 33 persen.
Di tengah tekanan biaya akibat pelemahan rupiah dan meningkatnya harga impor, ACES juga mengambil langkah antisipatif dengan menaikkan harga jual produk serta menambah persediaan barang.
Melalui langkah tersebut, ACES menargetkan margin laba kotor (gross profit margin/GPM) tetap stabil di kisaran 47 persen sepanjang 2026.
Meski demikian, Samuel Sekuritas menurunkan proyeksi pendapatan dan laba bersih 2026 masing-masing dipangkas 3,2 persen dan 13,9 persen.