Selain itu, perseroan juga memperoleh kredit modal kerja senilai Rp1,61 triliun yang akan dimanfaatkan untuk pembiayaan kembali fasilitas kredit modal kerja eksisting serta mendukung kebutuhan modal kerja Perseroan. Fasilitas ini memiliki tenor dua tahun sejak penandatanganan perjanjian, dengan skema suku bunga yang sama.
Manajemen Darma Henwa mengatakan, fasilitas pinjaman tersebut akan meningkatkan kewajiban perseroan, namun pada saat yang sama memberikan dampak positif terhadap likuiditas, karena mendukung pembiayaan operasional yang berkontribusi terhadap kinerja keuangan.
"Fasilitas kredit ini juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas operasional, khususnya melalui penambahan dan pembaruan mesin serta alat berat, sekaligus memperkuat kelangsungan usaha Perseroan dalam jangka menengah hingga panjang," kata manajemen.
(DESI ANGRIANI)